You are here: Home Artikel Studi Al Qur'an & Al Hadits

www.inpasonline.com

Studi Al Qur'an & Al Hadits

Lebih Dekat dengan Al-Hadist dan Al-Sunnah

E-mail Cetak PDF

Oleh: M. Masykur Ismail

 

I. Pendahuluan

            Istilah Hadits dan Sunnah telah digunakan secara luas dalam studi keislaman untuk merujuk kepada teladan dan otoritas Nabi saw atau sumber kedua hukum Islam setelah al-Qur’an. Meskipun begitu, pengertian kedua istilah tersebut tidaklah serta merta sudah jelas dan dapat dipahami dengan mudah. Para ulama dari masing-masing disiplin ilmu menggunakan istilah tersebut didasarkan pada sudut pandang yang berbeda sehingga mengkonskuensikan munculnya rumusan pengertian keduanya secara berbeda pula.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 14 April 2010 08:51 ) Selanjutnya...
 

Sekilas tentang Kajian Orientalis terhadap al-Qur’an

E-mail Cetak PDF

Oleh: Dr. Syamsuddin Arif

 Pada tahun 1927, Alphonse Mingana, seorang pendeta Kristen asal Irak dan guru besar di Universiti Birmingham Inggris, mengumumkan bahwa “sudah tiba saatnya sekarang untuk melakukan kritik teks terhadap al-Qur’an sebagaimana telah kita lakukan terhadap kitab suci Yahudi yang berbahasa Ibrani-Arami dan kitab suci Kristian yang berbahasa Yunani (The jawatan-kuasae has surely come to subject the text of the Kur’an to the same criticism as that to which we subject the Hebrew and Aramaic of the Jewish Bible, and the Greek of the Christian scriptures).” Mengapa missionaris satu ini menyeru begitu?

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 19 Juli 2010 09:17 ) Selanjutnya...
 

Problematika Hermeneutika Dalam Tafsir Al-Qur’an (1)

E-mail Cetak PDF

Oleh: Kartika Pemilia Leatari*

Pendahuluan

Dalam menafsirkan Al-Qur’an, seorang mufassir dituntut menguasai beberapa cabang ilmu sesuai kaidah tafsir yang disepakati oleh ahli ilmu Islam. Seseorang tidak punya kewenangan untuk menafsirkan kalamullah  jika tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menjadi seorang mufassir. Metodologi tafsir yang digunakan pun harus sesuai tuntunan Rasulullah SAW, para sahabat, tabi’in, serta para ulama yang mumpuni. Dengan kata lain, mereka lah rujukan utama kita.

Selanjutnya...
 

Bentuk-Bentuk Serangan Terhadap Al-Qur’an (2)

E-mail Cetak PDF

inpasonline,27/10/2009

Pemikiran Goldziher yang disambut baik oleh Puin itu tidak lain dari membangkitkan kembali kesesatan lama Ibnu Miqsam -seorang sarjana yang meninggal pada tahun 354 Hijriah- yang telah lama terkubur. Ibnu Miqsam inilah yang pernah mengeluarkan pendapat bahwa setiap bacaan yang sesuai dengan tulisan (rasm) mushaf dan mempunyai sisi kesesuaian dengan tata bahasa Arab, bacaan itu boleh dipakai dalam salat, walaupun bacaan itu tidak diriwayatkan dari Rasulullah (s.a.w.). Seorang ulama Islam, Abu Tahir b. Umar, menceritakan kisah orang ini dalam Ibnu al-Jazari, Ghayat al-Nihayah fi Tabaqat al-Qurra’, ed. G. Bergstraesser, 2 jil. (Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1982; cet. Pertama 1933), 2: 124-125.

Selanjutnya...
 

Memahami Konsep Basyīr dan Nadzīr dalam Al-Qur’ān: (2 habis)

E-mail Cetak PDF
inpasonline,22/10/2009

Oleh: Muhamad Sahrul Murajjab*

 

Menggali Konsep Basyir dan Nadzir dalam Al-Qur’an

Setelah mengetahui makna dasar dari terminologi basyīr dan nadzīr langkah berikutnya yang harus dilakukan untuk menggali konsep Al-Qur’ān tentang dua terminologi tersebut adalah mencari dan mengumpulkan ayat-ayat yang memuat dua kosa kata tersebut.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 30 Juni 2010 11:34 ) Selanjutnya...
 
Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait

Resensi Buku

  • Resensi Buku
  • Resensi Buku
  • Resensi Buku
  • Resensi Buku
  • Resensi Buku

Polls

Artikel Favorite anda ?
 

Copyright © 2009 www.inpasonline.com design partner Ω klik desain